Sabtu, 12 Oktober 2013

Moving On ! ( chapter 6 )

air mataku jatuh tanpa sadar. seakan tak percaya tapi kenyataan menjawab. hari itu hari jum'at. Dia ga ngsms aku sama sekali. aku mencoba sms sahabatku "kamu lagi smsan sama Dia gak?" "Iyaa tadi" katanya. dan kata iyaa itu yang membuat airmataku tak hentinya jatuh. "kok dia bisa sms kamu kok saya nggak ya?" kataku. "coba sms duluan" "udah ga d jwb" "oke tunggu sebentar" katanya.

Dia pun membalas smsku. "iyaa" katanya. dengan kesalnya aku menjawab "kamu mau bales karena di suruh dia kan?" "ngga kok" katanya menjawab. ohh tuhan, baru kali ini aku merasakan sakit yang seperti ini. "oh iyadah" kataku. Dia hanya menjawab "yaa". "Cueknya yaAllah" kataku. "Putusin aja" katanya. "Ngga" "daripada nyakit terus" katanya. "kalo saya ga niat buat putusin orng ya ga akan saya putusin" kataku. "daripada saya yang putusin lagi" "iyaa gapapa". "Yaudah"

akhirnya hubungan kami berakhir sampai di situ. sedikit sedih tapi tanpa ada air mata. aku akhirnya mencoba curhat ke icha. aku ceritakan semuanya. termasuk tentang sahabatku itu.

keesokan harinya. seperti biasa aku prgi ke sekolah. saat aku tiba di kelas, tiba2 Karin temanku langsung menghampiri ku. "Tess, sapa yang kamu suka di kelas ini? pasti Dia yaa?" katanya. "haha, nggaa karin, saya udah putus kok". kataku. "trus siapaa?" "ada apa sih? coba kasi tau dulu dehh, ntar kalo udah dikasi tau baru deh saya kasi tau". "kasi tau dulu apa!" "eeh, ga mau kasi tau dulu!" desakku. "gini, kalo misalnya ada yang suka sama kamu di kelas ini gimana? kamu mau terima ga?" kata Karin. "haa? emang siapa?" "ehh jawab dulu yang tadi! kamu suka sama siapa?" "mmm, namanya itu Ridho" kataku. "ohhh, mmm yg suka sama itu Gugus. dia udah suka sama kamu dari kelas 7 loh" kata karin. aku terdiam saat dia berkata begitu.

setelah kejadian itu, hari sabtu itu aku dan Karin lebih banyak berbicara tentang Gugus. entah kenapa, perasaanku mulai muncul setelah mengetahui semua tentangnya.

saatnya pulang sekolah. seperti biasa, aku dan teman2 duduk di trotoar depan sekolah. saat sedang berbicara, ternyata sahabatku itu meminjam hp Icha. sembari bertanya "kok ada nama saya di sini? tesaaa?" aku langsung kaget, astaga Icha ternyata ga ngapus sms itu. "mmm, maaf, ga maksud buat ngomongin kamu di belakang, saya lagi patah hati, dan kebetulan kamu adalah orang yg paling deket sama dia, maaf" kataku. "ya lebih baik sih kamu tau kaya gini, jadi bukan ngmongin di belakang kan?" kata Nisaa'. "iyaa sih, jadi ga ngomongin di belakang, tapi nyakit juga kalo tau udah di omongin di belakang kek gini" katanyaa. aku sangat menyesal sangaat sangaat menyesal.

setelah sampai di rumah, aku langsung sms Karin. setelah itu, Gugus mulai sms aku. tanpa basa basi, dia langsung mengungkapkan perasaannya. "tess, mau kamu jadi pacar saya?". ohh tuhan, rasa bahagia itu muncul lagi. kesempatan ini tak mungkin aku siasiakan. tapi, tak ingin kejadian kemarin terulang, akupun memintanya untuk berjanji "tapi, kamu harus janji ga boleh cuek2 sama saya, harus sering negur". "iyaa" katanya. dan akhirnya aku menjalin hubungan baru dengannya.

malam tiba. aku masih ga enak dengan sahabatku itu. aku minta maaf semaafmaafnya dengan dia. tapi dia bilang, dia ga berani bilang maaf atau maafin karna kita juga ga tau siapa yang salah. tak lama kemudian akhirnya kami akhirnya akur lagi. terbayar sudah semua usahaku untuk itu.

dengan adanya Gugus dalam hidup baruku ini, aku menjadi lebih jarang mengeluarkan air mata. dia sering sekali membuatku tersenyum dan memberikan senyuman untukku. begitupun dengan sahabatku. kami berdua sudah tak mengiraukan si Dia lagi.

~The End~

thnks buat kalian yang udah mau baca dari chapter 1 s/d 6. semoga di kisah kali ini kita bisa mengambil banyak pelajaran. amin :) jangan lupa sertakan komen kalian tentang postingan ini :) sory kalo ada typo

GOMAWO{}

Tidak ada komentar:

Posting Komentar