Senin, 07 Oktober 2013

Moving On ! ( chapter 5 )

tiba2 "Kriiiiingg" hpku berbunyi. segera ku buka hpku lalu kulihat ternyata ada sms masuk. pesan dari RYO: "saa, sy masih belom bisa lupain kamu, masih berharap banyak sama kamu, saya pengen buat kamu bahagia, apa kamu mau balik lagi sama saya?". aku terdiam sejenak memikirkan hal itu. yaa, Ryo adalah salah satu mantan ku. tapi, mengapa tak ada rasa bahagia atau senang saat dia ngajak balikan? aku masih meragukan itu. aku berfikir dua kali untuk keputusanku. dan akhirnya aku memutuskan untuk menolaknya dengan alasan masih sayang dengan Dia. "Maaf yoo, saya ga bisa nerima kamu soalnya saya masih sayang sama dia, saya ga mau jadiin kamu pelampiasan. lebih baik saya ngomong sekarang daripada kamu sakitnya besok2" isi balasanku. tapi, dia tetap saja ngotot untuk menanti sampai aku siap dan aku bisa moving on dari Dia.

dengan sedikit rasa kecewa, aku akhirnya bisa melepaskan rasa sedih dari raut wajahku. kebetulan, aku menjadi anggota OSIS di sekolah. hari senin nanti, akan ada pelantikan. setiap hari kami berlatih. selain kelas 8, ada kelas 7 juga yang lulus seleksi kemarin. setelah kulihat satu persatu, tiba2 aku jatuh hati dengan salah satu di antara mreka. aku jadi makin bersemangat untuk latihan dengan baik. aku tak pernah absen dari latihan.

tapi ternyata, dia sudah punya pacar. aku jadi lemas mendengarnya. semangatku yang dulu ada sekarang sudah pupus. karena kekecewaanku, aku akhirnya membuat status phone yg berisi "Sp: yaah, dia udah punya pacar. gaa jadi dah". status phobe trsebut aku kirim ke Dia dan sahabat2 LANGIT ku. trnyata Dia merespon. Dia menjawab "siapa itu?". aku ga mau kasi tau. sengaja aku rahasiakan. tapi dia tetap saja ingin tau.

karena dia ngotot, jadi aku soksok jutek aja ngbales smsnya. tiba2 Dia membalas smsku dengan "Balikan yuk". aku masih tak percaya dengan ajakannya. aku hanya menjawab iyaa aja. pada saat itu juga, kami sedang mempermasalahkan tentang "SOK". aku di katain sok banget sama Dia. akhirnya aku jelasin panjang dan Dia cuma ngebales "Boong :p". tapi, aku berpikir kalo kata boong itu adalah balasan untuk jawaban iya-ku tadi. karna itu, aku menjadi semakin ragu. Dia mencoba meyakinkanku. tapi, malam itu aku tak begitu banyak membalas smsnya. keesokan harinya, kami saling sms lagi. dengan sedikit nyali aku mulai mengsms dia duluan "kamu boong ni". "boong apa?". "katamu kamu serius". "ya saya seriuslah, kalo kamu mau percaya yaudah, kalo ngga juga yaudah." dengan prkataannya yg seperti itu, aku menjadi sedikit bingung. akupun bertanya "trus, knapa kamu bilang boong kmaren itu?". "kan saya bales smsmu itu, waktu saya bilang kamu soksok itu-_-". aduuuh, ternyta aku salah paham. dan akhirnya kami balikan.

yah, namanya juga balikan. pasti ga seindah waktu pertama pacaran. Dia bersikap lebih cuek dari sebelumnya. tapi semua itu tak menjadi penghalang bagiku. aku tetap saja bahagia saat mnjadi pacarnya lagi. senyum ini slalu ada di saat sms Dia masuk. walaupun aku harus ngsms dia duluan. tak ada rasa kecewa atau sedih stiap dia bersikap cuek padaku.

keesokan harinya, saat sedang di kelas aku melihat Dia sedang becanda dengan sahabatku. rasa kecewa mulai muncul dalam benaku. lebih dekat sperti bukan hanya berteman membuatku menjadi sedikit cemburu. karena melihat itu, teman2ku juga menjadi sedikit kesal dan membicarakan sahabatku itu. "ehh, dia itu udah pernah suka sama Dia dari pertama ketemu, waktu dia jadi anak baru di klas 7 itu". "trus ni yaa,waktu kamu mau jalan sama Dia berdua, tiba2 dia langsung narik tangan kamu buat jalan". kata salah satu temanku. karena emosi, aku jadi percaya percaya aja sama semua kata2 teman2 itu. air mataku jatuh tanpa sadar.
  
TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar